Saturday, 1 June 2013

SUPPORTING QUALITY DEVICES


TEMPLATE

Template merupakan alat pengukur, yang digunakan sebagai acuan atau pedoman untuk membuat sesuatu. Ketika diterapkan pada rekayasa perangkat lunak, istilah template mengacu pada format yang dibuat oleh unit atau organisasi, untuk diterapkan ketika menyusun laporan, atau beberapa dokumen.
Sebuah template yang komprehensif dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk digunakan dengan dokumen perangkat lunak yang harus diselesaikan oleh kontraktor sesuai dengan standart militer. Standart militer menggunakan istilah DID (Data Item Description). DID menyediakan table yang sangat rinci yang isinya sangat cocok untuk dokumentasi yang diperlukan dalam kontrak pengembangan perangkat lunak dalam skala yang besar. 

Contoh dari DID (Data Item Description) adalah :

1)      Software Requirements Specification (SRS)
2)      System/Subsystem Design Description (SSDD)
3)      Computer Operator Manual (COM)
4)      Interface Design Description (IDD)
5)      Software Test Plan (STP)
6)      Software Version Description (SVD)

Penggunaan adanya template dapat memberikan keuntungan terutama untuk tim pengembangan dan tim review. Keuntungan tersebut antara lain : 

1)      Memfasilitasi proses penyusunan dokumen dengan penghematan waktu dan energy yang dibutuhkan untuk menguraikan struktur laporan
2)      Memastikan bahwa dokumen yang telah dipersiapkan oleh pengembang sudah lengkap
3)      Memudahkan integrasi oleh anggota tim yang baru
4)      Memfasilitasi review dokumen dengan menghapus proses untuk mempelajari struktur dokumen dan mengkonfirmasi kelengkapannya apabila dokumen tersebut telah didasarkan pada template yang sesuai
5)      Memudahkan informasi mengenai lokasi yang dibutuhkan untuk maintenance

Sumber informasi yang paling umum yang dapat digunakan dalam mempersiapkan template adalah : 

1)      Template informal yang telah digunakan dalam organisasi
2)      Contoh template yang ditemukan pada publikasi professional
3)      Template yang telah digunakan oleh organisasi – organisasi yang serupa

Keputusan untuk melakukan pembaharuan pada template dapat berdasarkan keputusan antara lain:

1)      Proposal pengguna dan saran
2)      Perubahan dalam organisasi
3)      Proposal yang diprakarsai oleh tim inspeksi dan tim review desain berdasarkan template dokumen yang telah mereka persiapkan
4)      Analisis kegagalan dan analisis keberhasilan
5)      Pengalaman dalam organisasi
6)      Inisiatif tim SQA

CHECKLIST

Checklist yang digunakan oleh pengembang perangkat lunak mengacu pada daftar item khusus yang dibangun untuk setiap jenis dokumen atau persiapan sebelum melakukan suatu kegiatan. Penggunaan checklist dapat dikatakan sebagai alat infrastuktur operasional.

Kontribusi sebuah checklist untuk sebuah perangkat lunak tentunya dapat memberikan keuntungan bagi tim pemeliharaan (maintenance) dan tim review, antara lain : 

1)      Membantu pengembang melakukan pengecekan pada dokumen atau kode perangkat lunak sebelum dokumen atau kode perangkat lunak tersebut selesai. Jadi dengan begitu dapat diketahui bagian mana yang belum lengkap serta dapat mendeteksi penyimpangan yang sebelumnya bisa saja tidak diketahui.
2)      Membantu pengembang dalam mempersiapkan pekerjaan mereka seperti contohnya instalasi perangkat lunak, kinerja kualitas audit di lokasi subkontraktor, atau penandatanganan kontrak dengan supplier.
3)      Memastikan kelengkapan dokumen review yang dilakukan oleh anggota tim review 

Sumber informasi yang paling umum yang dapat digunakan dalam memperbaharui checklist adalah : 

1)      Checklist informal yang telah digunakan dalam organisasi
2)      Contoh checklist yang ditemukan pada publikasi professional
3)      Checklist yang telah digunakan oleh organisasi – organisasi yang serupa
Jadi, penggunaan sebuah template dan checklist dapat dikatakan berhasil apabila mayoritas pengguna atau konsumen internal yang relevan dapat mempergunakannya dengan teratur. Di banyak organisasi, penggunaan beberapa atau semua template merupakan keharusan.

Sumber : Daniel Galin, “Software Quality Assurance : From Theory to Implementation.” 2004.

No comments:

Post a Comment