Tujuan dari adanya pelatihan dan sertifikasi adalah :
1)
Untuk mengembangkan wawasan dan ketrampilan staf baru yang diperlukan untuk melakukan
pengembangan dan pemeliharaan
2)
Menjamin kesesuaian dengan standar organisasi
untuk produk perangkat lunak dengan mentransfer struktur prosedur bersamaan
dengan instruksi kerja
3)
Memperbaharui pengetahuan dan ketrampilan staf
veteran (staf yang telah berpengalaman) dalam menanggapi perkembangan
organisasi
4)
Mentransmit pengetahuan tentang prosedur SQA
5)
Mengetahui kompetensi staf
Pengoperasian pelatihan dan sertifikasi mengharuskan
kegiatan – kegiatan berikut dilaksanakan antara lain yaitu :
1)
Menentukan persyaratan professional yang
dibutuhkan untuk setiap posisi
2)
Menentukan pelatihan professional dan
memperbaharui kebutuhan
3)
Merencanakan program pelatihan professional
4)
Merencanakan program update professional
5)
Menentukan posisi atau jabatan yang membutuhkan
sertifikasi
6)
Merencanakan proses sertifikasi
7)
Memberikan program pelatihan, update, dan
sertifikasi
8)
Melakukan tindak lanjut dari staf yang telah
terlatih dan bersertifikat
Pelatihan dan memperbaharui kebutuhan ditentukan oleh
perbandingan pengetahuan staf saat ini dengan kebutuhan pengetahuan yang baru.
Jenis pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan dari tiga
kelompok staf yang berbeda yaitu :
1)
Pelatihan bagi pegawai baru, berdasarkan pekerjaan
masing – masing
2)
Pelatihan ulang bagi pegawai yang menerima tugas
baru
3)
Memperbaharui untuk pegawai yang dituntut
melaksanakan pekerjaan sesuai dengan posisi yang diperoleh
Proses sertifikasi
individu, maka persyaratan yang harus dilakukan adalah :
1)
Gelar akademik Pendidikan professional
2)
Kursus pelatihan internal
3)
Pengalaman professional dalam organisasi
4)
Penilaian prestasi dan kemampuan seperti yang
tercantum dalam penilaian kinerja secara berkala
5)
Evaluasi yang dilakukan oleh calon atasan secara
langsung
6)
Mendemokan pengetahuan dan ketrampilan melalui
tes
7)
Pengawasan mentor untuk jangka waktu tertentu
Tanggung jawab sertifikasi meliputi :
1)
Merespon permintaan yang dibuat oleh aplikasi
atau organisasi
2)
Melakukan tindak lanjut
3)
Merevisi persyaratan sertifikasi sesuai dengan
perkembangan teknologi
4)
Merevisi daftar posisi yang memerlukan
sertifikasi
Tindak lanjut dimaksudkan untuk memberikan informasi yang
diperlukan untuk memulai revisi dari program pelatihan dan sertifikasi
berdasarkan data kinerja.
Sumber data kinerja meliputi :
1)
Metric kinerja regular seperti kesalahan
produktifitas yang disiapkan oleh masing – masing unit
2)
Kuesioner yang diisi oleh peserta pelatihan
3)
Analisis prestasi yang telah dicapai serta
kegagalan
4)
Tinjauan khusus dari produk perangkat lunak
Sumber : Daniel
Galin, “Software Quality Assurance : From Theory to Implementation.” 2004.
No comments:
Post a Comment