Pada tugas manajemen kualitas
kali ini, saya akan mencoba untuk menemukan non-fungsionalitas dan mengukur
kualitas dari sebuah aplikasi yang saya dapatkan dari hasil review sebuah Tugas
Akhir milik senior yang berjudul PENGEMBANGAN PETA TIGA
DIMENSI INTERAKTIF JURUSAN TEKNIK LINGKUNGAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH
NOPEMBER SURABAYA MENGGUNAKAN UNREAL ENGINE. Menurut McCall’s ,
terdapat 11 faktor yang dapat digunakan untuk mengukur kualitas antara lain :
·
PRODUCT
OPERATION
Correctness /
Accuracy : Berkaitan dengan tujuan dengan
output yang diinginkan sudah sesuai atau belum. Pada TA yang telah saya
analisis, sudah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Yaitu memahami karakteristik
teknologi pembuatan visual 3D dan kemudian memanfaatkannya dalam pembuatan peta
3D gedung Jurusan Teknik Lingkungan dengan menggunakan Unreal Engine yang interaktif dan informatif.
Efficiency : Pada TA yang saya
analisis, resources yang digunakan sudah sesuai dengan yang dibutuhkan untuk
pembuatan peta 3D. Pada awalnya penulis TA menggunakan study literature sebagai
referensi atau dasar teori yang digunakan untuk pembuatan Peta 3D. Selanjutnya desain
systemnya menggunakan referensi ICONIX process dengan alur pembuatan skema database,
GUI (Graphical User Interface) story
board, domain model, use case diagram serta deskripsi, robustness diagram, sequence diagram, class
diagram.
Reliability : Artinya pada saat system
tersebut dibutuhkan, system tersebut dapat berjalan. System ini dapat menampilkan
fungsi yang dimaksud sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Selain itu, aplikasi
ini dapat dijalankan tanpa batas waktu yang ditetapkan.
Integrity : Berkaitan dengan
hak akses. Aplikasi pengembangan Peta 3D ini tidak dapat diedit oleh pengguna.
Usability :
Bagaimana system tersebut dapat cepat dipahami oleh user yang ingin menggunakan
system tersebut. Pada Tugas Akhir yang telah saya review, pembuatan aplikasi peta
3D untuk Jurusan Teknik Lingkungan ITS ini, sudah mencakup aspek ini. Salah satunya adalah pemilihan tombol
navigasi yang sangatlah penting dalam jalannya aplikasi peta
3D. Untuk itu penulis membuat analisa pemilihan tombol navigasi yang
disesuaikan dengan kondisi umum mirip seperti permainan game 3D yang umum
digunakan. Bagian ini mencakup berbagai kombinasi keyboard atau mouse yang
dapat digunakan untuk mengontrol navigasi, fokus jendela, dan cara kerja
aplikasi.
·
PRODUCT
REVISION
Maintainability : Usaha yang dilakukan untuk menjaga agar performa dari aplikasi
tetap sesuai dengan kebutuhan dan tujuan yang diinginkan misalnya dengan
berusaha untuk memperbaiki apabila terjadi kesalahan dalam program. Dalam Tugas
Akhir ini, penulis melakukan test case. Test case
dirancang untuk menjaga performa aplikasi agar sesuai dengan desain yang
dibuat. Dalam hal ini, test case akan dijalankan dengan beberapa skenario yang
sesuai dengan rancangan pada diagram use case yang telah dibuat.
Testability : Menguji apakah program sudah sesuai dengan fungsi yang
diinginkan. Dari hasil uji coba fungsionalitas yang telah dilaksanakan berdasarkan
unit-unit test case yang telah dibuat., semua fungsi telah dapat dijalankan.
Flexibility : Aplikasi ini mudah diakses dan diterapkan pada computer
yang tidak harus memiliki spesifikasi yang tinggi. Ini terbukti dari table spesifikasi
yang dicantumkan yang dapat mendukung aplikasi ini berjalan.
|
Spesifikasi
|
|
Prosesor : Intel Pentium (R) Dual-Core CPU
E5700 @ 3.00 GHz
|
|
Memori : 2.00 GB RAM
|
|
VGA : ATI Radeon HD 4600 512 MB 128 bit
|
|
Sistem Operasi : Windows XP Service Pack 2
|
·
PRODUCT
TRANSITION
Portability : Adalah kemampuan
software dalam berinteraksi dengan hardware. Aplikasi ini diimplementasikan
pada computer client saja.
Reusability : Aplikasi ini tetap
dapat dikembangkan dan dapat digunakan sampai kapanpun
Interoperability : Aplikasi ini dapat dijalankan
dengan aplikasi pendukung lain seperti Autodesk 3ds Max, Adobe Flash, UnCodeX,
Adobe Photoshop.
ERYKA DYANA RIZANTI - 5209100004
No comments:
Post a Comment