Wednesday, 29 May 2013

REVIEW


Sebuah produk perangkat lunak terutama pada perusahaan memiliki sebuah dokumen yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana pengembangan terhadap sistem perangkat lunak tersebut telah dilakukan. Para sistem analis, yang menyiapkan dokumen tersebut akan memeriksa secara berulang kali agar dapat mendeteksi kesalahan atau error yang terjadi. Selain itu, pemimpin proyek juga diharapkan dapat memeriksa dokumen secara detail dan mendeteksi kesalahan lain yang mungkin terjadi sebelum dilakukan persetujuan lebih lanjut terhadap pengembangan sebuah perangkat lunak.

Menurut IEEE (1990), proses review adalah :

“ Sebuah proses atau pertemuan dimana produk bekerja, atau sebuah paket produk kerja yang ditampilkan kepada anggota proyek, manajer, pengguna, pelanggan, atau pihak lain yang berkepentingan memberikan komentar atau persetujuan ”

Tujuan dari adanya review adalah :

TUJUAN LANGSUNG

1)      Untuk mendeteksi analisa dan kesalahan pada desain
2)      Untuk mengidentifikasi resiko baru yang mempengaruhi penyelesaian proyek
3)      Untuk menemukan adanya penyimpangan dari template dan prosedur yang diharapkan dapat memberikan kontribusi pada perbaikan komunikasi dan koordinasi yang dihasilkan dari keseragaman metode dan dokumentasi
4)      Untuk menyetujui analisis atau desain produk yang dilakukan untuk memutuskan apakah tim proyek dapat melanjutkan proyek ke fase pengembangan selanjutnya

TUJUAN TIDAK LANGSUNG

1)      Untuk merecord analisis dan desain error
2)      Untuk menyediakan tempat pertemuan informal agar dapat bertukar wawasan 

Beberapa contoh dari dokumen review yang formal antara lain : 

DPR : Development Plan Review
SRSR : Software Requirement Specification Review
PDR : Preliminary Design Review 
DDR : Detailed Desain Review
DBDR : Data Base Design Review
TPR : Test Plan Review
STPR : Software Test Procedure Review
VDR : Version Description Review
OMR : Operator Manual review
SMR : Support Manual Review
TRR : Test Readiness Review
PRR : Product Release Review
IPR : Installation Plan Review

Beberapa metodologi yang dapat diimplementasikan ketika mereview sebuah dokumen adalah : 

  • Desain review formal
  • Peer review
  • Pendapat para ahli

Yang berpartisipasi dalam review desain adalah 

Review desain dilakukan oleh seorang pemimpin dan tim review. Pemilihan peserta yang berpartisipasi yang tepat dalam desain review merupakan salah satu hal yang penting karena tim ini yang akan menyetujui atau menolak sebuah desain produk.

Karakteristik yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pemimpin desain review adalah :
1)      Pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan proyek
2)      Senioritas di tingkat yang sama atau tidak lebih tinggi dari pemimpin proyek
3)      Memiliki hubungan yang baik dengan pemimpin proyek dan anggota timnya
4)      Posisi eksternal untuk tim proyek

Sedangkan untuk tim review, harus dipilih dari anggota senior dari tim proyek bersamaan dengan professional senior yang ditugaskan untuk proyek-proyek dari departemen lain yang sesuai.

Persiapan Untuk Melakukan Review Desain

Persiapan dalam melakukan review desain harus dilakukan oleh semua pihak utama yang merupakan partisipan dalam review desain, yaitu pemimpin review, tim review, dan tim pengembang yang memiliki fokus pada aspek yang berbeda. Berikut merupakan hal – hal yang harus dilakukan oleh masing – masing partisipan dalam review desain.

PEMIMPIN REVIEW
a)      Menunjuk anggota tim
b)      Menjadwalkan sesi review dilakukan
c)       Mendistribusikan dokumen desain diantara anggota tim

TIM REVIEW
Anggota tim review diharapkan dapat mereview dokumen desain dan daftar komentar sebelum sesi review. Sebuah alat yang dapat digunakan untuk memastikan kelengkapan sebuah review adalah dengan checklist.

TIM PENGEMBANG
Kewajiban utama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan presentasi singkat dari dokumen desain dengan asumsi bahwa masing-masing dari anggota tim telah membaca dokumen desain secara menyeluruh dan sudah mengetahui isi proyek secara garis besar. 

Menurut Pressman (based on Pressman,2000), 13 pedoman emas agar sukses dalam melakukan review desain adalah :

1)      Mengembangkan ceklist untuk setiap tipe dokumen desain
2)      Para professional yang sudah terlatih berfungsi sebagai reservoir untuk tim review desain
3)      Melakukan analisis mengenai cacat atau error yang terjadi secara berkala agar dapat meningkatkan metodologi review desain
4)      Menjadwalkan review desain sebagai salah satu bagian dari rencana kegiatan proyek dan mengalokasikan sumber daya sebagai bagian dari integral standar prosedur pengembangan perangkat lunak
5)      Anggota tim review desain harus dibatasi dalam ukuran 3 sampai 5 anggota agar dapat mengerjakan pekerjaannya masing – masing dengan maksimal
6)      Mendiskusikan masalah dengan cara yang konstruktif
7)      Menyimpan catatan review
8)      Fokus untuk mendeteksi defect dengan melakukan verifikasi dan validasi pada komentar partisipan
9)      Dalam kasus tertentu mengenai ketidaksepakatan mengenai suatu hal dapat didiskusikan di forum lain
10)   Mendokumentasikan diskusi secara benar
11)   Durasi dalam sesi review tidak boleh lebih dari dua jam
12)   Menyiapkan laporan review yang berisi rangkuman permasalahan yang dibahas
13)   Menetapkan prosedur untuk memastikan kinerja yang telah dilakukan

Sumber : Daniel Galin, “Software Quality Assurance : From Theory to Implementation.” 2004.

No comments:

Post a Comment