Pada pengembangan dan perencanaan kualitas
akan dipelajari hal – hal mengenai :
Ø Tujuan
perencanaan dari sebuah proyek
Ø Sebelas
elemen yang merupakan unsur dari sebuah perencanaan pengembangan
Ø Lima
elemen dalam perencanaan kualitas
Ø Mengidentifikasi
resiko utama dari sebuah perangkat lunak
Tujuan perencanaan dari sebuah proyek
adalah menyediakan sebuah dasar untuk :
1. Penjadwalan
kegiatan pengembangan
Hal ini
dilakukan agar kegiatan yang berjalan dapat sesuai dengan jadwal dan estimasi
waktu yang telah ditetapkan
2. Merekrut
anggota tim dan mengalokasikan fasilitas pengembangan
3. Menyelesaikan
resiko pengembangan
4. Mengimplementasikan
kegiatan SQA yang dibutuhkan
5. Menyediakan
manajemen dengan data yang diperlukan untuk pengendalian proyek
Sebelas elemen yang merupakan unsur dari sebuah
perencanaan pengembangan adalah :
1. Produk
proyek yang meliputi :
- Dokumen desain yang berfokus pada tanggal penyelesaian proyek, menunjukkan produk yang akan diberikan pada klien
- Produk perangkat lunak
- Tugas pelatihan atau training
2. Interface
proyek yang meliputi :
- Antarmuka dengan paket perangkat lunak yang ada
- Antarmuka dengan perangkat lunak yang lain atau tim pengembangan perangkat keras yang bekerja pada suatu sistem atau proyek yang sama
- Antarmuka dengan perangkat keras yang sama
3. Metodologi
proyek dan alat pengembangan
4. Standar
dan prosedur pengembangan perangkat lunak , berisi mengenai standar pengembangan perangkat lunak dan prosedur
yang harus dipersiapkan untuk diaplikasikan pada proyek
5. Pemetaan
dari proses pengembangan yang meliputi :
- Estimasi dari durasi aktifitas yang dilakukan
- Urutan dimana setiap aktifitas yang akan dilakukan
- Jenis sumber daya professional yang dibutuhkan dan perkiraan tentang bagaimana sumber daya tersebut dibutuhkan untuk setiap aktifitas
6. Milestones
proyek mengenai penentuan waktu penyelesaian proyek dan produk proyek
7. Organisasi
staf proyek
8. Fasilitas
yang dibutuhkan saat pengembangan yang meliputi perangkat keras, perangkat
lunak, gudang, dan barang lainnya.
9. Resiko
pada saat pengembangan
10. Metodologi kontrol yaitu untuk mengontrol pelaksanaan proyek, manajer proyek dan manajemen departemen harus menerapkan serangkaian kegiatan pemantauan saat menyusun laporan dan rapat koordinasi
10. Metodologi kontrol yaitu untuk mengontrol pelaksanaan proyek, manajer proyek dan manajemen departemen harus menerapkan serangkaian kegiatan pemantauan saat menyusun laporan dan rapat koordinasi
11. Estimasi
biaya proyek
Lima elemen yang merupakan perencanaan
kualitas adalah :
1. Tujuan
kualitas
2. Perencanaan
kegiatan review
3. Perencanaan
pengujian perangkat lunak
4. Perencanaan
pengujian yang diterima untuk perangkat lunak yang dikembangkan secara
eksternal
5. Perencanaan
konfigurasi manajemen
Mengidentifikasi resiko utama dari sebuah
perangkat lunak
Resiko yang dapat terjadi pada
saat melakukan pengembangan sebuah perangkat lunak antara lain :
· Kesenjangan teknologi akibat kurangnya wawasan
yang memadai
· Kekurangan staf atau tenaga kerja
· Interdependensi pada organisasi lain seperti
pemasok (supplier), subkontraktor, dan lain-lain
Manfaat yang diperoleh apabila
mempersiapkan pengembangan dan perencanaan kualitas untuk proyek internal
adalah :
- Departemen pengembangan dapat menghindari kerugian yang terjadi pada anggaran
- Mengurangi resiko keterlambatan pelanggan internal dan meningkatkan kontrol proyek dengan melakukan koordinasi dengan pengembang
- Mengurangi keterlambatan produk perangkat lunak, mengurangi resiko penurunan reputasi akibat keterlambatan pemasokan, dan mengurangi resiko dalam anggaran yang tidak sesuai dengan estimasi
Sumber : Daniel Galin, “Software
Quality Assurance : From Theory to Implementation.” 2004.
No comments:
Post a Comment