Monday, 27 May 2013

Development and Quality Plan


Pada pengembangan dan perencanaan kualitas akan dipelajari hal – hal mengenai : 

Ø  Tujuan perencanaan dari sebuah proyek
Ø  Sebelas elemen yang merupakan unsur dari sebuah perencanaan pengembangan
Ø  Lima elemen dalam perencanaan kualitas
Ø  Mengidentifikasi resiko utama dari sebuah perangkat lunak

Tujuan perencanaan dari sebuah proyek adalah menyediakan sebuah dasar untuk :

1.     Penjadwalan kegiatan pengembangan
Hal ini dilakukan agar kegiatan yang berjalan dapat sesuai dengan jadwal dan estimasi waktu yang telah ditetapkan
2.     Merekrut anggota tim dan mengalokasikan fasilitas pengembangan
3.     Menyelesaikan resiko pengembangan
4.     Mengimplementasikan kegiatan SQA yang dibutuhkan
5.     Menyediakan manajemen dengan data yang diperlukan untuk pengendalian proyek


Sebelas elemen yang merupakan unsur dari sebuah perencanaan pengembangan adalah :

1.     Produk proyek yang meliputi :
  • Dokumen desain yang berfokus pada tanggal penyelesaian proyek, menunjukkan produk yang akan diberikan pada klien
  • Produk perangkat lunak
  • Tugas pelatihan atau training

2.     Interface proyek yang meliputi :
  • Antarmuka dengan paket perangkat lunak yang ada
  • Antarmuka dengan perangkat lunak yang lain atau tim pengembangan perangkat keras yang bekerja pada suatu sistem atau proyek yang sama
  • Antarmuka dengan perangkat keras yang sama

3.    Metodologi proyek dan alat pengembangan
4.   Standar dan prosedur pengembangan perangkat lunak , berisi mengenai  standar pengembangan    perangkat lunak dan prosedur yang harus dipersiapkan untuk diaplikasikan pada proyek
5.    Pemetaan dari proses pengembangan yang meliputi :
  • Estimasi dari durasi aktifitas yang dilakukan
  • Urutan dimana setiap aktifitas yang akan dilakukan
  • Jenis sumber daya professional yang dibutuhkan dan perkiraan tentang bagaimana sumber daya tersebut dibutuhkan untuk setiap aktifitas
6.    Milestones proyek mengenai penentuan waktu penyelesaian proyek dan produk proyek
7.    Organisasi staf proyek
8.   Fasilitas yang dibutuhkan saat pengembangan yang meliputi perangkat keras, perangkat lunak, gudang, dan barang lainnya.
9.   Resiko pada saat pengembangan
10. Metodologi kontrol yaitu untuk mengontrol pelaksanaan proyek, manajer proyek dan manajemen departemen harus menerapkan serangkaian kegiatan pemantauan saat menyusun laporan dan rapat koordinasi
11. Estimasi biaya proyek

Lima elemen yang merupakan perencanaan kualitas adalah :
1.       Tujuan kualitas
2.       Perencanaan kegiatan review
3.       Perencanaan pengujian perangkat lunak
4.       Perencanaan pengujian yang diterima untuk perangkat lunak yang dikembangkan secara eksternal
5.       Perencanaan konfigurasi manajemen

Mengidentifikasi resiko utama dari sebuah perangkat lunak
Resiko yang dapat terjadi pada saat melakukan pengembangan sebuah perangkat lunak antara lain  :
·        Kesenjangan teknologi akibat kurangnya wawasan yang memadai
·        Kekurangan staf atau tenaga kerja
·        Interdependensi pada organisasi lain seperti pemasok (supplier), subkontraktor, dan lain-lain
Manfaat yang diperoleh apabila mempersiapkan pengembangan dan perencanaan kualitas untuk proyek internal adalah :

  • Departemen pengembangan dapat menghindari kerugian yang terjadi pada anggaran
  • Mengurangi resiko keterlambatan pelanggan internal dan meningkatkan kontrol proyek dengan melakukan koordinasi dengan pengembang
  • Mengurangi keterlambatan produk perangkat lunak, mengurangi resiko penurunan reputasi akibat keterlambatan pemasokan, dan mengurangi resiko dalam anggaran yang tidak sesuai dengan estimasi

Sumber : Daniel Galin, “Software Quality Assurance : From Theory to Implementation.” 2004.

No comments:

Post a Comment