Monday, 1 April 2013

PERBEDAAN REUSABILITY DAN FLEXIBILITY


REUSABILITY

Reusability adalah kemampuan dari sebuah sistem atau aplikasi yang nantinya dapat digunakan atau diimplementasikan kembali pada program – program yang berbeda atau integrasi dan penggunaan aset perangkat lunak dari sebuah sistem yang dikembangkan sebelumnya.

Contoh dari reusability antara lain :
  •  Teknik penggunaan software library.. Pembuat program baru bisa menggunakan kode pada software library untuk melakukan tugas tertentu, bukan sebaliknya dengan menulis penuh program untuk melakukan tugas / operasi yg diinginkan.
  •  Penggunaan software bank data proyek, beberapa modulnya bisa dikembangkan lagi untuk software pembebasan tanah
  •   Aplikasi pengembangan peta interaktif 3D.

FLEXIBILITY

Flexibility adalah kemudahan untuk melakukan perubahan pada software atau usaha yang dibutuhkan untuk memodifikasi program yang dioperasikan.

Contoh dari flexibility antara lain :
  • Software SAP yang diimplementasikan pada banyak perusahaan. Perusahaan tidak harus menggunakan seluruh modul yang terdapat pada SAP  namun dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
  • Software akuntansi  yang digunakan untuk mencatat transaksi jurnal dan menghasilkan laporan keuangan seperti Buku Besar, Neraca, Laba/Rugi, dll. Modulnya bisa disesuaikan dengan proses bisnis perusahaan.
  •   Aplikasi photoshop. 
ERYKA DYANA R (5209100004)

PERBEDAAN DAN CONTOH REUSABILITY DAN FLEXIBILITY

DIAN ANGGRAENI
5209100021

Reusability
·         Sejauh mana suatu software (atau bagian software) dapat dipergunakan ulang
pada aplikasi lainnya.
Contoh :
1.      OOP , dimana kita dapat meng-enkode method hanya sekali dan method tersebut dapat digunakan oleh seluruh subclass.
2.       Penggunaan software bank, beberapa modulnya bisa dikembangkan lagi untuk software lainnya.
3.       Peta  3D.

Flexibility
·         Kemampuan software untuk mempermudah dalam melakukan perubahan yang diinginkan
Contoh :
1.       SAP, diamana SAP ini memiliki modul, fitur atau fasilitas yang dapat diubah sesuai dengan perkembangan pada perusahaan.
2.       Accurate, dimana pada software ini kita dapat mengcostumize mengenai konten yang ada walaupun tidak semua , contoh : pada pergudangan ,mata uang ,dan lain-lain

·         Faktor kualitas softwareyang mengutamakan kemudahan dan fleksiibilitas penggunaan softwaretidak hanya untuk user saja.
Contoh:  
3.       Pada software rumah sakit yang tidak hanya dapat dioperasikan oleh tenaga IT namun dapat digunakakn oleh dokter ,perawat maupun pada bagian farmasi.
4.       E-learning , dapat digunakan oleh mahasiswa dan dosen walaupun memiliki hak akses yang berbeda